Saya berencana untuk mudik hari ini, 26 juli 2014, karena saya sudah libur dan besok—atau lusa, saya gak tahu—sudah lebaran, rencananya sih sore nanti sekitar pukul 4 supaya panasnya gak terlalu terik. Nah, yang mau saya ceritakan adalah paginya, iya, tepat pada waktu saya menulis ini. Dari tadi pagi pacar saya kepengen keluar rumah –rencana kemarin sih mau ke Batu cari bubur, tapi bangunnya kesiangan, buburnya sudah tutup—karena kebetulan kamar saya lagi di renovasi, saya akhirnya menjemput pacar saya agak siangan, nah, setelah bernegosiasi—lebih tepatnya saling bilang ‘terserah sayang’ :p – mau keluar kemana, akhirnya kita memutuskan untuk makan bakso lalu bersantai sambil Wifi-an ditemani minuman segar di Cafe Wilis.
Cafe ini berada tepat di atas Holland Bakery daerah Jalan Ijen dekat Musium Brawijaya, tempat yang sangat mudah untuk dijangkau. Tatanan ruangan yang menarik membuat serasa makan di hotel dan ada juga teras yang menjorok keluar sehingga kita bisa menikmati keramaian jalan raya dari atas. Tempatnya tidak terlalu besar, namun terlihat luas dengan perabot yang minimalis dan model minibar di bagian kasir dan penerima pesanan. Dapurnya tersembunyi dibalik tembok jadi kita hanya bisa melihat kotak kecil yang menembus tembok dan memperlihatkan para koki yang sibuk memasak.
Menu yang disajikan juga bervariasi, mulai makanan berat sampai minuman ringan, mulai Appetizer sampai Dessert ada semua disini. Tentunya kita tidak harus memesan hidangan lengkap dari Appetizer sampai Dessert namun cukup makanan atau minuman yang kita ingini. Ada beberapa menu Sandwich yang menarik, seperti Smoked Beef and Cheese dan Tuna Cheese atau untuk anda penyuka pasta disini ada juga Spaghetti Carbonara, Spaghetti Bolognaise dll.
Mungkin anda suka steaks? Disini ada juga macam-macam steaka yang menggoda selera seperti Chicken Steak Original, Chicken Holland Steak, Beef, Grilled Chiken dll. Penyuka mie juga dapat memanjakan lidahnya disini dengan berbagai menu olahan mie yang menggugah selera seperti Tamie Capcay, Mie Goreng Ayam, Kweetiau Siram Ayam dll. Untuk yang sudah kenyang dan ingin merasakan yang segar-segar anda bisa memesan berbagai variasi minuman dingin maupun panas disini, saya sendiri memesan Ice Shanghai sekarang, yaitu sup buah yang berisi bebagai maam buah—obviously,hehe—agar-agar dan es serut berbentuk bulat dan ditempatkan di gelas raksasa (lebih mirip mangkuk, sih, tapi ada pegangannya kayak water goblet), pacar saya sendiri memesan Ice Choco Blended.
Nah, cafe ini tepat berada di atasnya Holland Bakery jadi tidak lengkap rasanya jika kita tidak membeli kue atau camilan dari Holland Bakery. Kita diperbolehkan membeli produk Hollang Bakery untuk disantap di cafe ini—mungkin cafe ini memang milik Holland, semacam side project—dan itu adalah nilai lebih menurut saya.
Wah, sudah jam 2 sekarang, saya harus bersiap-siap untuk pulang kampung. Mungkin sekian dulu sharing saya tentang cafe Wilis ini. Terimakasih. J






